Tak halal, bukan obat namanya….

Posted: December 26, 2009 in Uncategorized

Setiap penyakit ada obatnya. Bagaimana bilka tak ada obat yang halal????

Sebuah merek obat sirup mengatakan “bebas alcohol” dikemasannya. Mengapa ia perlu menonjolkan soal ini, sedangkan obat merek lain tenang-tenang saja?

Menurut salah seorang dokter, kandungan alcohol atau etanol dalam suatu cairan, merupakan salah satu indicator khamar(minuman keras) yang haram bagi umat islam. Itu pun bukan karena faktor keberadaanya, tetapi lebih kepada kadarnya. Sebab, atanol ada dibanyak bahan pangan secara alami, sepeti dalam buah-buahan segar. Dalam hal ini, MUI telah menetapkan batas kadar alcohol kuran dari 1%,agar suatu minuman boleh dikonsumsi. Tentu, dengan catatan, tak ada bahan lain didalamnya.

Apa dasar pelanggaranya?

Unsur Babi..

Unsur lain yang membuat obat tak layak konsumsi adalah elemen babi. Pada tahung 1994 telah ditetapkan bahwa babi dan komponen-komponennya haran dikonsumsi(bagi orang islam). Obat berbahan babi, misalnya suntikan untuk penyakit diabetes mellitus(kencing manis), nordisk injeksi( produksi Novo Nordisk) dan insulin retard NPH injeksi yang diproduksi Novo nordisk. Heparin, obat pencegah penggumpalan darah yang banyak dipakai sebagai terapi bagi penderita jantung, idem ditto.

Gelatin…

Gelatin, selain populer digunakan dalam kapsul obat-obatan. Nah, masalahnya gelatin ini kebanyakan dibuat dari kulit atau tulang babi. Sedikit lainnya dibuat dari sapi atau tulang ikan. Ada juga segelintir selongsong kapsul yang sudah mendapat sertifikat Halal MUI.

Maka disarankan, bila ke dokter mintalah obat selain contoh-contoh tadi dan sebaiknya berbentuk selain kapsul. Kalaupun terpaksa menggunakan kapsul buang cangkangnya dan minun yang ada di dalamnya.

Plasenta…

Ploasenta atau ari-ari, juga menyebabkan obat haram dikonsumsi. Dan sudah di tetapkan pengharaman penggunaan plasenta manusia, misalnya digunakan untuk obat agar tetap awet muda. Seandainya plasenta itu dari hewanpun harus dikejar hewan apa dan bagaimana penyembelihannya.

Obat mitos…

Obat, sebagaimana makanan, mustilah halal dan baik. Tidak disarankan berobat dengan organ tubuh binatang buas, bertaring, berkuku tajam atau menjijikan. Yang termasuk dal;am kelompok ini adalah kalajengking.

Binatang berkuku yang mempunyai sengatan maut ini, sudah lama dijadikan obat tradisional oleh sebagian orang. Dipasar biasanya ada penjual obat yang menggelar daging kalajengking kering. Konon itu berkhasiat menyembuhkan berbagai penyakit berat, termasuk typhus dan angina.

Binatang berbahaya lain yang juga acap dijadikan obat adalah ular sendok atau kobra. Yang katanya seluru organ tubuh kobra mampu menyembuhakan sekaligus menyangkal penyakit. Empedu dan lulurnya manjur untuk sakit pinggang. Daging serta lemaknya cocok buat gatal-gatal dan koreng. Darhnya bisa untuk menyembuhkan penyakit dalam, serta otaknya diyakini bisa untuk meninggkatkan gairah seksual. Sebelum diramu, kobra dipotong kepalanya sampai putus, dan darahnya ditampung didalam wadah. Organ kobra di ambil satu persatu lalu diaduk bersama darah. Ditambah cairan tertentu plus madu untuk mengurangi bau anyir dan rasa pahit. Dan masih banyak lagi binatang reptile yang dipercaya mampu menyembuhkan penyakit.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s